Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Agustus 2020

Apa Kabar Pendidikan Indonesia?

 Apalagi di masa pandemi seperti sekarang, sepertinya kita sudah kehabisan kata untuk berkomentar. Ya, pola pendidikan di negara kita memang masih belum ajeg. Beda menteri beda kebijakan kurikulumnya.
Tidak salah memang, karena para menterinya pun hasil kurikulum pendidikan negara kita juga
Tapi terus terang saja, kebijakan yang berbeda-beda tersebut membuat praktisi pendidikan menjadi kelimpungan. Jangankan praktisi pendidikan, orang tua dan siswa/i pun sama-sama kebingungan. Terutama orang tua dan siswa/i yang baru naik ke kelas 6 SD, 3 SMP maupun 3 SMA.
Hal ini dikarenakan, ditingkat sebelumnya mereka belajar berdasarkan kurikulum dari menteri A. Begitu naik kelas, menteri A diganti oleh menteri B yang dengan mudahnya mengganti dengan kurikulum baru. Tentu saja ini akan membuat guru, orang tua dan anak menjadi kewalahan. Guru harus mempelajari dengan kilat kurikulum baru tersebut demi bisa mengajarkan kepada siswa siswinya. Anak-anak harus beradaptasi lagi sedangkan ujian akhir sudah di depan mata.
Yang terjadi adalah meningkatnya level stress dari anak-anak. Kalau itu yang terjadi, maka orang tua yang lebih kewalahan. Pertama, mereka belum tentu mempunyai latar belakang pendidik. Kedua, mereka juga belum tentu mempunyai latar belakang konseling. Hasil akhir, orang tua dan anak menjadi sama-sama stress. Ujungnya, kekerasan dalam rumah tangga meningkat. Jadi merembet kemana-mana.
Begitu juga yang sedang terjadi saat ini. Dengan adanya pandemi, menambah cepat laju tingkat stress anak-anak. Mereka yang biasanya bisa berkalibrasi dengan bermain di luar rumah, sekarang harus tetap di rumah hingga berbulan-bulan. Dengan kondisi yang sedemikian rupa, apa yang terjadi dengan pendidikan anak-anak sekolah? Faktanya, kurikulum yang digunakan masihlah sama dengan kurikulum sebelum pandemi. Sungguh tidak adil bagi anak-anak. Dengan keterbatasn fasilitas, mereka harus dicekoki dengan kurikulum yang masih tetap padat. Seharusnya pemerintah dalam hal ini Mendiknas, haruslah segera menentukan solusi dengan membuat kurikulm darurat. Kurikulum dimana anak-anak hanya mempelajari materi dasar seperti matematika, bahasa, agama, sains dan moral.
Atau bisa juga, pemerintah membuat kurikulum baru yang berbasis potensi dan karakter. Ini lebih adil bagi anak-anak. Karena mereka bisa berprestasi dan dinilai menurut karakter dan potensinya. Tidaklah disamakan semua. Kurikulum ini akan lebih melejitkan potensi anak-anak karena mereka diasah sejak dini.
Sambil mematangkan kurikulum berbasis potensi dan karakter ini, pemerintah bisa menerapkan kurikulum darurat. Diharapkan dengan tersalurkannya potensi anak-anak dalam pendidikan di sekolah, tingkat stress mereka pun akan menurun.
Semoga pemerintah semakin bijaksana dalam menangani bidang pendidikan. Karena pendidikan yang tepat akan melahirkan generasi pemimpin yang bijak. Dan pemimpin yang bijak sangat diperlukan dalam memimpin sebuah negara.

 Keterangan foto tidak tersedia.

 

Minggu, 09 Agustus 2020

Solver dan Writer

 Gambar mungkin berisi: Runny Yuliasari, teks yang menyatakan 'Bunda Runny Woman Solver ပ Writer'

 
Kedua profesi inilah yang melengkapi peran saya sebagai perempuan. Sebagai diri pribadi, saya bisa mengungkapkan segala ide, perasaan dan pengalaman dalam bentuk tulisan. Di mana tulisan-tulisan tersebut menjadikan saya merintis sebagai penulis.
Sebagai seorang ibu, saya sudah menjadi ibu dari 4 orang anak yang in syaa Allah soleh dan sholehah. Sebagai seorang istri, saya sudah menjalaninya selama 17 tahun. Semoga hingga jannah-Nya nanti, kami tetap bersama.
Sebagai anggota masyarakat, saya memilih peran menjadi seorang Solver. Profesi di mana seseorang membantu orang lain untuk menemukan jalan cahaya kehidupannya. Sesuai dengan tagline Solver, yaitu "Nyalakan Jalan Cahaya".
Dengan profesi ini saya ingin mengambil peran untuk membantu para wanita agar lebih berdaya, mandiri tapi tetap memahami posisinya sebagai seorang istri, ibu dan diri sendiri. Oleh karena inilah saya mengambil spesialisasi Solver sebagai "Woman Solver". Sesuai ajaran Islam, yang diterangkan dalam Al Quran, bahwa wanita adalah tiang negara. Baik wanitanya maka baik pula negaranya.
Dengan tagline "Be A Great Woman", saya ingin mengajak para wanita untuk berjuang menjalankan berbagai peranannya. Karena prinsip yang sesuai dengan ajaran Islam adalah "A Great Woman can create A Great Leader".
Kedua profesi ini saya peroleh dengan penuh perjuangan. Keinginan menjadi penulis berawal saat bertemu dengan seorang blogger cantik di sebuah komunitas tahun 2012. Tahun 2015, bertemu seorang mentor penulis di facebook. Mencoba ikut kelasnya agar bisa menerbitkan buku solo. Walau hingga tahun 2016, buku solo tersebut tidak pernah terbit.
Hingga di tahun 2018, saat  saya mantap mengambil Solver sebagai profesi, dengan perjuangan yang tidak mudah. Karena perjuangan meyakinkan suami bahwa dengan menjadi Solver adalah impian saya, membutuhkan waktu berbulan-bulan.
Karena tekad yang kuat, maka Allah membuka hati suami untuk memberikan restu dan ridhanya kepada saya. Ya, ridha suami menjadi penentu keberhasilan saya. Seiring dengan perjalanan saya menempuh pendidikan Solver, profesi Writer mulai berkembang pula. Bagi saya, seorang Solver tanpa mempunyai karya tulisan belumlah sempurna.

 

Jumat, 07 Agustus 2020

Mengapa Harus Menulis?

Gambar mungkin berisi: Runny Yuliasari, teks
 

Seringkali pertanyaan tersebut diajukan dan jawaban setiap orang pun akan berbeda pula. Ada yang karena kebutuhan, hobi atau cuma sekedar suka menulis saja.
Begitu pula bagi saya. Waktu masih sekolah dasar, saya hobi sekali membaca karena itu akhirnya timbul keinginan untuk menulis cerita pendek. Sempat beberapa kali membuat naskah cerpen dan dikirim ke redaksi majalah anak dan remaja. Tapi karena belum rejeki, akhirnya naskah tersebut tidak pernah muncul di majalah-majalah itu.
Masuk sekolah menengah pertama, sudah muncul cinta monyet. Berbagai perasaan terhadap lawan jenis dituangkan ke dalam buku harian. Berpuluh-puluh buku harian menjadi saksi berbagai perasaan saya selama masa sekolah menengah pertama. Dengan menuangkan perasaan ke dalam tulisan di buku harian, membuat hati saya menjadi lebih ringan.
Awal sekolah menengah atas, kebiasaan menulis di buku harian mulai berkurang. Bahkan akhirnya hilang sama sekali. Sejak itu sampai saya menjadi seorang ibu dengan 4 orang anak, aktivitas menulis tidak lagi saya lakukan. Namun hobi membaca tidak pernah lekang oleh waktu. Dalam satu waktu, saya terbiasa membaca beberapa buku secara paralel. Sehingga saya bisa menyelesaikan membaca beberapa buku dalam waktu yang nyaris bersamaan.
Saat ini, seiring dengan perjalanan waktu, dan untuk menunjang profesi saya sebagai Solver, menulis adalah sebuah keniscayaan. Saya ingin buku-buku yang berisi ilmu pendukung profesi saya menjadi legacy yang saya wariskan kepada anak cucu saya kelak. Jadi untuk saat ini, menulis sudah menjadi kebutuhan bagi saya.
Namun, saya bukanlah orang dengan jenis karakter yang bisa istiqomah dilepas untuk menulis sebuah buku. Saya memerlukan mentor yang akan memotivasi saya untuk istiqomah menulis. Oleh karena itulah saya banyak mengambil kelas menulis ini itu karena memang saya membutuhkannya. Jadi janganlah heran apabila di medsos pribadi, banyak postingan dengan hastag dari berbagai kelas menulis. Karena merekalah saya bisa istiqomah menulis sehingga sudah bisa menghasilkan beberapa buku antologi. Doakan agar buku solonya segera rampung. Aamiin yaa Allah…..

Kamis, 16 Juli 2020

Life Begin at Fourty

Gambar mungkin berisi: Runny Yuliasari
 

Seperti itulah pepatah mengatakan. Dan seperti itulah kenyataan dalam kehidupanku. Ya, di usia yg ke 40th, aku temukan jati diri, passion, dan impianku.
Di usia inilah, akhirnya aku menemukan diriku yang sebenarnya. Sekian puluh tahun penuh kegalauan akan pribadi yang dianggap aneh. Bahkan pasanganku sendiri mengatakan bahwa beliau tidak pernah bisa memahamiku. Sungguh suatu perjalanan hidup yang tidak mudah.
Namun seiring dengan ajegnya pribadiku, passionku dalam menolong orang menemukan kolamnya. Impianku yang tetap kugenggam erat, mulai menunjukkan wujudnya. Melalui komunitas STIFIn, aku mendapatkan itu semua.
Impianku sejak kecil adalah menjadi psikolog. Namun takdir membawaku menjadi seorang akuntan. Dimana dibidang itulah aku menemukan jodoh. Jodoh yang kelak membantuku meraih passion dan mewujudkan impian.
Gelar psikolog melayang, Allah gantikan dengan profesi Solver. Di komunitas STIFIn inilah aku digembleng menjadi seorang Solver. Seseorang yang membantu orang-orang untuk menemukan solusi permasalahannya. Finally, my dream comes true.
Sebelum menjadi Solver, aku menjadi Trainer terlebih dahulu. Modul andalanku adalah pemberdayaan wanita. Oleh karena itulah modulku dinamakan "Be A Great Woman The Series". Mengapa modulku dibuat serial? Karena modul itu dibuat untuk para wanita agara tetap terberdayakan sejak masih lajang, menikah hingga mempunyai anak.
Sesuai dengan spesialisasi modulku, maka saat profesi Solver aku sandang, Personal Brandingku menjadi "Be A Great Woman Solver". Aktivitas menjadi trainer dan profesi Solver inilah yang akhirnya membangunkan passionku dalam menulis. Dengan kondisiku saat ini, menulis menjadi suatu keniscayaan.
Kini hari-hariku dipenuhi oleh berbagai kegiatan menulis. Disamping tetap memprioritaskan tugasku sebagai istri dan ibu. Cita-citaku kini adalah ingin menghasilkan setidaknya 20 buku dalam setahun. Entah itu buku solo, antologi atau modul training. Berbagai kisah klien yang datang padaku, dapat kutulis menjadi sebuah buku untuk diambil hikmahnya.


Rabu, 15 Juli 2020

Menulis

 Menulis adalah salah satu cara saya mengekspresikan perasaan sejak kecil dulu. Sampai usia remaja,berpuluh-puluh buku diary sudah saya hasilkan. Mencoba mengirim naskah cerpen ke sebuah majalah remaja, alhamdulillah ditolak terus. Sampai akhirnya aktivitas menulis terhenti dikarenakan berbagai macam kesibukan.
Tahun 2012, bertemu dengan seorang blogger dan akhirnya ikut kelas nge-blog. Alhamdulillah walau tertatih, blog saya sudah terisi puluhan tulisan dengan berbagai macam genre.
2015, aktivitas menulis mulai dilakukan lagi, sempat ikut kelas menulis untuk menghasilkan buku, tapi karena tekad yg kurang, akhirnya hasil dari kelas tersebut g pernah ada.
2018, mulai aktif lagi ikut kelas menulis. Kali ini tekadnya lebih kuat. Hasilnya sebuah antologi yang dipersembahkan untuk para guru terbit. Satu buku antologi yang terbit ternyata membuat saya jadi candu menulis. Alhamdulillah sampai saat ini saya jadi rutin menulis beberapa naskah baik itu antologi, buku non fiksi, cerpen bahkan novel.
13 Juli 2020, kembali mengikuti kelas menulis dengan guru yang berbeda. Ini harus agar khasanah menulis kita menjadi lebih luas. Dan memang saya rasakan, dengan berguru kepada berbagai macam penulis, maka ilmu dan hasil tulisan kita pun menjadi lebih bervariasi.
Satu hal yang paling makjleb dari kelas menulis ini adalah bahwa ketika kita menulis adalah kita harus punya:

"Cita-cita, Rencana-rencana, keinginan-keinginan, Motivasi yang juga besar."

Hal-hal itulah yang selama ini belum saya jadikan kekuatan untuk istiqamah menulis.
Mulai saat ini, saya tentukan apa yang menjadi cita-cita dengan menulis, apa yang saya rencanakan dari tulisan yang dibuat, apa yang saya inginkan dari tulisan tersebut dan apa yang memotivasi saya sehingga menulis menjadi suatu kewajiban....
Bismillah, biidznillah

Senin, 13 Juli 2020

Nasehat Seorang Ibu

Menjadi orang tua dalam hal ini seorang ibu memang tidak mudah. Apalagi saat anak-anak mulai beranjak remaja dan dewasa. Banyak perubahan yang akan terjadi, baik kepada anak maupun orang tua. Sebagai orang tua tentu selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Dalam kondisi senang maupun sedih.

Saat anak sedang menghadapi permasalahan, orang tua tidak akan tinggal diam. Mereka akan berusaha memberikan bantuan semampunya. Setidaknya orang tua akan memberikan berbagai nasehat yang baik agar anak dapat menghadapi dan mengatasi permasalahannya dengan baik. Selain nasehat, orang tua juga akan membagikan pengalaman mereka terkait dengan permasalahan yang dihadapi anaknya.

Biasanya seorang anak akan menceritakan masalahnya kepada sang ibu daripada kepada ayahnya. Hal ini lebih kepada karena rata-rata ibulah yang selalu ada di samping si anak. Sehingga si anak lebih merasa nyaman untuk berkeluh kesah kepada ibunya. Diantara nasehat-nasehat yang diberikan ibu kepada anaknya adalah sebagai berikut :

Selalu Berfikir Positif

Dalam menghadapi permasalahan biasanya pikiran akan menjadi tidak menentu. Apalagi bila yang menghadapi permasalahan itu adalah anak-anak. Sebagai orang tua, ibu harus memberikan nasehat yang baik. Ibu dapat menasehati anaknya untuk selalu berfikir positif terhadap masalah yang dihadapinya. Dengan berfikir positif, maka permasalahan yang ada akan menjadi lebih mudah untuk dihadapi.

Bersabar

Meminta anak untuk bersabar saat menghadapi masalah merupakan keputusan yang sangat tepat. Memang sebaiknya ibu membuat anaknya untuk selalu bersabar saat masalah datang menghampiri. Ajari anak untuk menyerahkan semuanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar permasalahan yang ada cepat selesai.

Berdoa

Selain meminta anak untuk bersabar, ibu harus mengajarkan anak untuk selalu berdoa memohon yang terbaik kepada Sang Pemberi masalah. Berdoa merupakan salah satu ikhtiar dalam menghadapi masalah. Dengan berdoa, maka Allah akan memberikan yang terbaik kepada setiap umatnya. Hal tersebut akan membuat anak menjadi lebih kuat dalam menghadapi masalah.

Tidak Mudah Mengeluh

Membiasakan anak untuk tidak mudah mengeluh dalam menghadapi masalah menjadi nasehat tersendiri bagi anak. Terkadang anak merasa bahwa permasalahan yang dimilikinya sangat berat sehingga dia tidak sanggup menghadapinya lagi. Berilah nasehat kepada anak agar menjadi pribadi yang kuat dan tegar sehingga tidak akan mudah mengeluh apa pun keadaan yang sedang dihadapi.

Memberikan nasehat yang baik kepada anak dalam menghadaapi masalah memang menjadi tugas bagi setiap orang tua. Jika orang tua, dalam hal ini ibu, memberikan nasehat yang tepat, maka anak akan lebih mudah meresapi semua nasehat yang telah diberikan.


Selasa, 30 Juni 2020

Kesalahan sebagai Salah Satu Bagian dari Proses Belajar.

                 Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang dilakukan oleh satu atau sekelompok orang yang dengan sengaja melakukan tindakan-tindakan yang bersifat negatif secara berulang kali yang tujuannya untuk menyakiti, merendahkan atau menjatuhkan harga diri orang lain. Bullying terjadi karena ada kesenjangan kekuatan antara pelaku dan korbannya. Demikian penjelasan mengenai bullying yang disampaikan oleh salah seorang dosen Psikologi Ubaya dalam salah satu artikel di website Ubaya pada tanggal 3 Juni 2014.

                 Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang melakukan bullying. Salah satunya adalah karena memiliki Salah satunya adalah karena memiliki pengalaman masa lalu yang sama. Selain itu, orang tua juga memegang peranan penting dalam perilaku bullying. Pola asuh orang tua yang otoriter dan sering menggunakan hukuman fisik akan membuat si anak meniru perbuatan tersebut dan mempraktekannya kepada temannya. Sehingga muncullah perilaku bullying.

            Terkait bullying ini, aku mempunyai beberapa pengalaman yang dialami oleh anak-anakku. Hal ini disebabkan oleh didikanku yang cukup keras (walau jauh dari otoriter) dalam hal memberikan target pendidikan kepada anak-anak. Pola asuh yang demikian menyebabkan anak-anakku mengalami bullying dari teman-temannya. Hal ini dikarenakan rendahnya kepercayaan diri mereka akibat dari tingginya tuntutanku akan prestasi mereka.

            Pengalaman bullying di sekolah pertama kali dialami oleh anakku yang kedua pada saat kelas 3 SD. Akibat bullying tersebut dia sampai tidak bisa berjalan selama lebih dari 6 bulan dan meninggalkan pelajaran di sekolah hampir 1 tahun. Beruntung anakku termasuk anak yang berprestasi, jadi walau tidak bisa masuk sekolah dia masih mampu memahami pelajaran dari bukku-buku paket yang dia miliki. Dan pihak sekolahpun bersedia memberikan dispensasi terkait kondisi anakku tersebut.

Pengalaman bullying kedua dialami oleh anak ketigaku. Dia mengalaminya pada saat awal masuk Sekolah Dasar. Memang kesalahanku yang menyekolahkannya terlalu muda yang nota bene secara mental belum matang untuk menerima pelajaran di SD. Saat itu anakku baru berusia 5,5 tahun, masih dibawah standar masuk SD yaitu 6 tahun. Namun dikarenakan ambisiku yang menginginkan anakku segera sekolah, maka sejak usia 2,5 tahun anakku itu sudah masuk sekolah Play Group.

            Saat itu aku masih awam terhadap yang namanya parenting, aku terlalu fokus dalam mengejar karir. Dan salah satu alasan anakku cepat-cepat disekolahkan adalah agar anakku ada yang menjaga selama aku bekerja. Sungguh pemikiran yang picik untuk seorang ibu, namun saat itu keputusan itulah yang ideal menurutku.

            Seandainya saat itu aku mau mempelajari ilmu parenting, tentu aku akan lebih peka terhadap perilaku anak-anak. Sehingga anak keduaku tidak akan mengalami peristiwa yang menyakitkan tersebut. Namun nasi sudah menjadi bubur, aku tidak mau menyesali apa yang sudah terjadi. Sejak peristiwa bullying anak keduaku tersebut, aku sudah bertekad akan mempelajari ilmu parenting dimanapun itu berada.

            Dalam proses menebus kesalahanku kepada anak keduaku, terjadi peristiwa bullying kepada anakku. Lagi-lagi aku membuat kesalahan. Apabila sebelumnya kesalahanku adalah terlalu sibuk bekerja sehingga kurang peduli terhadap pengasuhan anak-anak. Kali ini kesalahanku adalah terlalu fokus belajar ilmu parenting sehingga aku kerap meninggalkan rumah untuk mengejar ilmu tersebut ke berbagai tempat. Alhasil, bukannya anak-anak dididik dan diasuh dengan baik tapi malah mendapatkan pengalaman bullying lagi.

            Saat itu aku terlalu sibuk mengejar ilmu namun lupa mempraktekannya. Dan sejak anak ketigaku menjadi korban bullying juga, aku mulai merasakan ada yang salah dengan diriku. Sampai akhirnya aku memutuskan menemui temanku yang berprofesi sebagai psikolog untuk mencari tahu apa sebenarnya yang salah pada diriku. Namun hasil analisa temanku itu menunjukkan aku baik-baik saja, hanya aku yang terlalu merasa bersalah sehingga berambisi untuk menguasai seluruh ilmu parenting yang ada di dunia ini sehingga melupakan hal yang paling mendasar dari sebuah ilmu. Yaitu mempraktekkan ilmu tersebut.

            Analisa temanku tersebut membuat aku tersentak sadar. Aku bertekad akan memperbaiki semuanya. Temanku tersebut memberikan saran agar aku memperbaiki diri sendiri dulu sebelum memperbaiki pengasuhan kepada anak-anakku. Karena menurutnya sebaik apapun metode pengasuhan yang diterapkan kepada anak-anak tapi apabila sang ibu masih belum beres dengan dirinya sendiri, maka hasil pengasuhannya pun tidak akan baik. Sesungguhnya baik buruknya hasil pengasuhan tergantung kepada sang ibu.

            Memang benar apa yang diajarkan dalam agama Islam. Baik buruk suatu generasi ditentukan oleh kualitas wanitanya. Apabila wanitanya baik maka akan dihasilkan generasi yang baik. Sebaliknya apabila wanitanya tidak baik maka generasi yang dihasilkan akan tidak baik juga. Begitupun yang terjadi dalam sebuah keluarga. Apabila sang ibu baik lahir bathinnya, maka akan dihasilkan anak-anak yang sholeh dan sholehah.

            Merasa tertampar oleh analisa temanku tersebut, aku semakin membulatkan tekad untuk tidak sekedar belajar ilmu parenting dan mempraktekannya, namun juga akan menjadi seorang konsultan parenting. “Tamparan” tersebut membuahkan sebuah tekad yang mulia, dan saat ini aku masih berproses ke arah sana.

Rabu, 24 Juni 2020

Keep Young and Beautiful

Tetap sehat, awet muda, dan selalu energik adalah impian banyak orang, terutama kaum wanita. Untuk mendapatkan hal tersebut, tak sedikit yang melakukan dengan cara instan. Apakah itu dengan perawatan ke salon kecantikan, klinik estetika, bahkan operasi plastik. Dan biasanya, tindakan-tindakan tersebut membuat para pelakunya menjadi ketagihan. Tak jarang para pelaku akhirnya terkena penyakit psikis akibat dari ketagihan akan kecantikannya tersebut.
Sebenarnya ada banyak cara alami yang bisa dilakukan secara rutin agar tetap awet muda, energik, dan sehat. Namun memang untuk mendapatkan hasilnya tidak bisa secara serta merta. Cara alami ini membutuhkan proses dan waktu yang tergantung dari seberapa tekun masing-masing melakukannya. Berikut 5 cara alami versi Times Now News.

1. Air putih
Air putih sangat penting bagi tubuh kita. Rutin minum air putih membuat kulit selalu kencang, lebih muda, cerah dan lebih sehat. Hidrasi membantu meningkatkan elastisitas kulit dan mencegah munculnya garis-garis halus dan kerutan pada kulit. Selain itu dengan rutin mengkonsumsi air putih juga dapat membantu menjalankan fungsi tubuh secara efisien dan lancar, sehingga tubuh tetap muda dan sehat. Detoksifikasi tubuh dengan minum air putih dapat membantu tubuh Anda tetap awet muda.


2. Hindari merokok
Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit, seperti kanker paru-paru dan mulut. Merokok juga dapat menyebabkan penuaan dini. Merokok dapat menurunkan kualitas hidup, bahkan mengurangi harapan hidup. Hal ini disebabkan oleh kandungan nikotin yang terdapat pada rokok. Jadi, apabila ingin tetap awet muda dan sehat, maka hindarilah merokok.

3. Jaga berat badan
Obesitas atau berat badan berlebih dapat menjadi faktor risiko berbagai penyakit, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2. Menjaga berat badan dapat dilakukan dengan menjaga pola makan. Memang berat badan ini juga ditentukan oleh faktor keturunan. Ada orang yang walaupun sudah diet ketat, namun tetap gemuk. Ada juga yang makan makanan apa saja namun tetap kurus. Oleh karena itu apapun keturunannya, tetaplah untuk menjaga berat badan dengan menjaga pola makan. Minimal mendekati berat badan ideal.

4. Olahraga rutin
Melakukan olahraga rutin dapat membantu membangun otot yang lebih kuat, menjauhkan risiko penyakit, dan juga dapat membuat diri lebih muda. Mengapa? Karena dengan rutin berolahraga, badan menjadi lebih bugar. Apabila badan bugar, maka seseorang menjadi lebih bersemangat dalam beraktivitas. Semangat inilah yang menjadikan seseorang tampak awet muda. Menurut Direktur Kinesiology di Chapman University Frank Frisch, olahraga memiliki beberapa efek luar biasa pada kesehatan mental dan fisik dan dapat membantu tubuh tetap awet muda.

5. Jaga pikiran
Selain menjaga kesehatan, penting bagi kita untuk menjaga pikiran. Menjaga pikiran disini dalam arti kita harus selalu menanamkan pikiran positif.  Kita harus bisa mengelola stres agar pikiran kita senantiasa terkendali.Dengan terkendalinya pikiran kita, maka tubuh pun akan terlihat muda.

Menjadi tua adalah proses alami yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. Namun bagaimana Anda menua bergantung pada banyak hal, mulai dari riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda. Jika Anda merawat tubuh Anda dengan baik dan belajar mengelola stres, Anda bisa saja memperlambat proses penuaan fisik, bahkan mencegah berbagai masalah yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, seperti apa cara awet muda yang sederhana tapi bermanfaat bagi kesehatan? Saat ini memang sudah banyak beragam perawatan kecantikan yang menawarkan cara instan untuk menghambat proses penuaan. Namun ingat, cara ini bisa biasanya tidak bertahan lama. Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam jangka panjang, cara yang paling aman dan tepat adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Sebenarnya tidak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mengubah kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang baik. Tidak masalah kapan Anda memulainya, gaya hidup sehat pasti akan memberikan perubahan atas apa yang Anda rasakan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Sederhana Agar Selalu Sehat dan Awet Muda", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/30/054000020/cara-sederhana-agar-selalu-sehat-dan-awet-muda?page=all.
Penulis : Wisnubrata
Menjadi tua adalah proses alami yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. Namun bagaimana Anda menua bergantung pada banyak hal, mulai dari riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda. Jika Anda merawat tubuh Anda dengan baik dan belajar mengelola stres, Anda bisa saja memperlambat proses penuaan fisik, bahkan mencegah berbagai masalah yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, seperti apa cara awet muda yang sederhana tapi bermanfaat bagi kesehatan? Saat ini memang sudah banyak beragam perawatan kecantikan yang menawarkan cara instan untuk menghambat proses penuaan. Namun ingat, cara ini bisa biasanya tidak bertahan lama. Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam jangka panjang, cara yang paling aman dan tepat adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Sebenarnya tidak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mengubah kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang baik. Tidak masalah kapan Anda memulainya, gaya hidup sehat pasti akan memberikan perubahan atas apa yang Anda rasakan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Sederhana Agar Selalu Sehat dan Awet Muda", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/30/054000020/cara-sederhana-agar-selalu-sehat-dan-awet-muda?page=all.
Penulis : Wisnubrata
Menjadi tua adalah proses alami yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. Namun bagaimana Anda menua bergantung pada banyak hal, mulai dari riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda. Jika Anda merawat tubuh Anda dengan baik dan belajar mengelola stres, Anda bisa saja memperlambat proses penuaan fisik, bahkan mencegah berbagai masalah yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, seperti apa cara awet muda yang sederhana tapi bermanfaat bagi kesehatan? Saat ini memang sudah banyak beragam perawatan kecantikan yang menawarkan cara instan untuk menghambat proses penuaan. Namun ingat, cara ini bisa biasanya tidak bertahan lama. Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam jangka panjang, cara yang paling aman dan tepat adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Sebenarnya tidak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mengubah kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang baik. Tidak masalah kapan Anda memulainya, gaya hidup sehat pasti akan memberikan perubahan atas apa yang Anda rasakan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Sederhana Agar Selalu Sehat dan Awet Muda", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/30/054000020/cara-sederhana-agar-selalu-sehat-dan-awet-muda?page=all.
Penulis : Wisnubrata
Menjadi tua adalah proses alami yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. Namun bagaimana Anda menua bergantung pada banyak hal, mulai dari riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda. Jika Anda merawat tubuh Anda dengan baik dan belajar mengelola stres, Anda bisa saja memperlambat proses penuaan fisik, bahkan mencegah berbagai masalah yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, seperti apa cara awet muda yang sederhana tapi bermanfaat bagi kesehatan? Saat ini memang sudah banyak beragam perawatan kecantikan yang menawarkan cara instan untuk menghambat proses penuaan. Namun ingat, cara ini bisa biasanya tidak bertahan lama. Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam jangka panjang, cara yang paling aman dan tepat adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Sebenarnya tidak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mengubah kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang baik. Tidak masalah kapan Anda memulainya, gaya hidup sehat pasti akan memberikan perubahan atas apa yang Anda rasakan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Sederhana Agar Selalu Sehat dan Awet Muda", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/30/054000020/cara-sederhana-agar-selalu-sehat-dan-awet-muda?page=all.
Penulis : Wisnubrata
Menjadi tua adalah proses alami yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. Namun bagaimana Anda menua bergantung pada banyak hal, mulai dari riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda. Jika Anda merawat tubuh Anda dengan baik dan belajar mengelola stres, Anda bisa saja memperlambat proses penuaan fisik, bahkan mencegah berbagai masalah yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, seperti apa cara awet muda yang sederhana tapi bermanfaat bagi kesehatan? Saat ini memang sudah banyak beragam perawatan kecantikan yang menawarkan cara instan untuk menghambat proses penuaan. Namun ingat, cara ini bisa biasanya tidak bertahan lama. Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam jangka panjang, cara yang paling aman dan tepat adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Sebenarnya tidak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mengubah kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang baik. Tidak masalah kapan Anda memulainya, gaya hidup sehat pasti akan memberikan perubahan atas apa yang Anda rasakan. Baca: Mulai Ciptakan Masa Tua Berkualitas Sekarang Juga Berikut ini beberapa kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan agar hidup lebih sehat dan awet muda. 1. Aktif bergerak Salah satu cara terpenting sebagai kunci sukses awet muda adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Bergerak secara aktif melalui kebiasaan olahraga membuat Anda bisa memperlambat proses penuaan alami sekaligus menjadi lebih sehat di usia senja. Ilustrasi Lihat Foto Ilustrasi (SHUTTERSTOCK) Tidak hanya itu, olahraga pun bisa jadi kunci sukses menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal ini terjadi karena olahraga menjaga sirkulasi darah dan metabolisme tubuha agar tetap teratur sehingga jantung, otot, tulang, serta organ-organ tubuh lainnya tetap sehat. Olahraga juga terbukti mampu mengurangi risiko penyakit jantung, gangguan tidur, depresi, meningkatkan daya ingat dan kekuatan tulang yang lebih baik, sehingga mengurangi kemungkinan Anda untuk mati muda. Tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga. Lakukanlah olahraga yang Anda sukai. Jalan santai, bersepeda, aerobik, atau yoga merupakan beberapa pilihan olahraga yang bisa Anda lakukan. Baca: 7 Tanda Anda Tidak Bugar 2. Mengonsumsi makanan sehat Cara lain untuk menjaga tubuh dan penampilan tetap muda adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Anda tidak perlu menerapkan diet rumit atau yang semacamnya. Cukup dengan menambahkan jumlah buah dan sayuran ke dalam menu harian Anda. Kedua jenis makanan ini tidak mengandung kolesterol dan memiliki kalori yang rendah. Ilustrasi Makanan sehat Lihat Foto Ilustrasi Makanan sehat(GeorgeRudy) Selain memiliki banyak kandungan serat dan vitamin, buah-buahan dan sayur-sayuran juga mengandung banyak mineral, misalnya kalsium dan zat besi yang pastinya baik untuk tubuh. Perhatikan juga cara memasak makanan Anda. Hindari apa pun yang dimasak dengan cara digoreng. Baca: Makanan Sehat yang Tidak Sehat 3. Istirahat yang cukup Mencukupi kebutuhan tidur setiap hari juga merupakan kunci agar bisa awet muda. Pasalnya tidur memberikan banyak pengaruh yang signifikan pada tubuh Anda, baik itu dari fisik maupun mental Anda. Tidur 7-8 jam tiap hari dibutuhkan kulit agar tetap sehat dan tidak lekas keriput. Ilustrasi tidur nyenyak Lihat Foto Ilustrasi tidur nyenyak(AntonioGuillem) Meski demikian, terlalu banyak tidur justru juga tidak baik dan malah bisa mempercepat proses rusaknya sel kulit. Baca: Agar Tidur Berkualitas, Ciptakan Alasan Untuk Bangun Pagi 4. Melakukan perawatan kulit Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kulit. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari penuaan dini adalah dengan menggunakan pelembab kulit secara teratur. Cara ini akan menutrisi kulit kering, penyebab sel kulit menjadi lekas menua dan keriput. Pria juga memerlukan perawatan wajah Lihat Foto Pria juga memerlukan perawatan wajah(AndreyPopov) Umumnya kulit kering disebabkan karena terlalu sering terpapar sinar matahari. Itu sebabnya, jangan lupa untuk menggunakan pelembab yang mengandung SPF agar kulit Anda terhindar dari terpaan sinar matahari. Selain bermanfaat untuk melembapkan kulit, tabir surya juga bermanfaat melindungi kulit dari kanker akibat paparan sinar matahari berlebihan. 5. Berpikir positif dan membangun hubungan baik dengan orang sekitar Pasti ada saat-saat di mana Anda rasanya ingin menghindari banyak orang. Namun, jangan biarkan hal tersebut berlarut-larut. Bangunlah hubungan baik dengan orang-orang di sekitar Anda dan berbuatlah kebaikan sebanyak mungkin. Semakin banyak Anda terhubung dengan orang-orang yang penuh kehangatan, maka akan memberikan dampak yang positif pada pikiran dan diri Anda sendiri. Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi. Lihat Foto Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi.(Shutterstock) Ini bisa menjadi salah satu cara awet muda yang dapat membantu Anda mencegah stres dan merasa lebih bahagia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Sederhana Agar Selalu Sehat dan Awet Muda", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/30/054000020/cara-sederhana-agar-selalu-sehat-dan-awet-muda?page=all.
Penulis : Wisnubrata
Menjadi tua adalah proses alami yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. Namun bagaimana Anda menua bergantung pada banyak hal, mulai dari riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda. Jika Anda merawat tubuh Anda dengan baik dan belajar mengelola stres, Anda bisa saja memperlambat proses penuaan fisik, bahkan mencegah berbagai masalah yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, seperti apa cara awet muda yang sederhana tapi bermanfaat bagi kesehatan? Saat ini memang sudah banyak beragam perawatan kecantikan yang menawarkan cara instan untuk menghambat proses penuaan. Namun ingat, cara ini bisa biasanya tidak bertahan lama. Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam jangka panjang, cara yang paling aman dan tepat adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Sebenarnya tidak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mengubah kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang baik. Tidak masalah kapan Anda memulainya, gaya hidup sehat pasti akan memberikan perubahan atas apa yang Anda rasakan. Baca: Mulai Ciptakan Masa Tua Berkualitas Sekarang Juga Berikut ini beberapa kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan agar hidup lebih sehat dan awet muda. 1. Aktif bergerak Salah satu cara terpenting sebagai kunci sukses awet muda adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Bergerak secara aktif melalui kebiasaan olahraga membuat Anda bisa memperlambat proses penuaan alami sekaligus menjadi lebih sehat di usia senja. Ilustrasi Lihat Foto Ilustrasi (SHUTTERSTOCK) Tidak hanya itu, olahraga pun bisa jadi kunci sukses menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal ini terjadi karena olahraga menjaga sirkulasi darah dan metabolisme tubuha agar tetap teratur sehingga jantung, otot, tulang, serta organ-organ tubuh lainnya tetap sehat. Olahraga juga terbukti mampu mengurangi risiko penyakit jantung, gangguan tidur, depresi, meningkatkan daya ingat dan kekuatan tulang yang lebih baik, sehingga mengurangi kemungkinan Anda untuk mati muda. Tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga. Lakukanlah olahraga yang Anda sukai. Jalan santai, bersepeda, aerobik, atau yoga merupakan beberapa pilihan olahraga yang bisa Anda lakukan. Baca: 7 Tanda Anda Tidak Bugar 2. Mengonsumsi makanan sehat Cara lain untuk menjaga tubuh dan penampilan tetap muda adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Anda tidak perlu menerapkan diet rumit atau yang semacamnya. Cukup dengan menambahkan jumlah buah dan sayuran ke dalam menu harian Anda. Kedua jenis makanan ini tidak mengandung kolesterol dan memiliki kalori yang rendah. Ilustrasi Makanan sehat Lihat Foto Ilustrasi Makanan sehat(GeorgeRudy) Selain memiliki banyak kandungan serat dan vitamin, buah-buahan dan sayur-sayuran juga mengandung banyak mineral, misalnya kalsium dan zat besi yang pastinya baik untuk tubuh. Perhatikan juga cara memasak makanan Anda. Hindari apa pun yang dimasak dengan cara digoreng. Baca: Makanan Sehat yang Tidak Sehat 3. Istirahat yang cukup Mencukupi kebutuhan tidur setiap hari juga merupakan kunci agar bisa awet muda. Pasalnya tidur memberikan banyak pengaruh yang signifikan pada tubuh Anda, baik itu dari fisik maupun mental Anda. Tidur 7-8 jam tiap hari dibutuhkan kulit agar tetap sehat dan tidak lekas keriput. Ilustrasi tidur nyenyak Lihat Foto Ilustrasi tidur nyenyak(AntonioGuillem) Meski demikian, terlalu banyak tidur justru juga tidak baik dan malah bisa mempercepat proses rusaknya sel kulit. Baca: Agar Tidur Berkualitas, Ciptakan Alasan Untuk Bangun Pagi 4. Melakukan perawatan kulit Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kulit. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari penuaan dini adalah dengan menggunakan pelembab kulit secara teratur. Cara ini akan menutrisi kulit kering, penyebab sel kulit menjadi lekas menua dan keriput. Pria juga memerlukan perawatan wajah Lihat Foto Pria juga memerlukan perawatan wajah(AndreyPopov) Umumnya kulit kering disebabkan karena terlalu sering terpapar sinar matahari. Itu sebabnya, jangan lupa untuk menggunakan pelembab yang mengandung SPF agar kulit Anda terhindar dari terpaan sinar matahari. Selain bermanfaat untuk melembapkan kulit, tabir surya juga bermanfaat melindungi kulit dari kanker akibat paparan sinar matahari berlebihan. 5. Berpikir positif dan membangun hubungan baik dengan orang sekitar Pasti ada saat-saat di mana Anda rasanya ingin menghindari banyak orang. Namun, jangan biarkan hal tersebut berlarut-larut. Bangunlah hubungan baik dengan orang-orang di sekitar Anda dan berbuatlah kebaikan sebanyak mungkin. Semakin banyak Anda terhubung dengan orang-orang yang penuh kehangatan, maka akan memberikan dampak yang positif pada pikiran dan diri Anda sendiri. Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi. Lihat Foto Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi.(Shutterstock) Ini bisa menjadi salah satu cara awet muda yang dapat membantu Anda mencegah stres dan merasa lebih bahagia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Sederhana Agar Selalu Sehat dan Awet Muda", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/30/054000020/cara-sederhana-agar-selalu-sehat-dan-awet-muda?page=all.
Penulis : Wisnubrata
Menjadi tua adalah proses alami yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. Namun bagaimana Anda menua bergantung pada banyak hal, mulai dari riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda. Jika Anda merawat tubuh Anda dengan baik dan belajar mengelola stres, Anda bisa saja memperlambat proses penuaan fisik, bahkan mencegah berbagai masalah yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, seperti apa cara awet muda yang sederhana tapi bermanfaat bagi kesehatan? Saat ini memang sudah banyak beragam perawatan kecantikan yang menawarkan cara instan untuk menghambat proses penuaan. Namun ingat, cara ini bisa biasanya tidak bertahan lama. Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam jangka panjang, cara yang paling aman dan tepat adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Sebenarnya tidak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mengubah kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang baik. Tidak masalah kapan Anda memulainya, gaya hidup sehat pasti akan memberikan perubahan atas apa yang Anda rasakan. Baca: Mulai Ciptakan Masa Tua Berkualitas Sekarang Juga Berikut ini beberapa kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan agar hidup lebih sehat dan awet muda. 1. Aktif bergerak Salah satu cara terpenting sebagai kunci sukses awet muda adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Bergerak secara aktif melalui kebiasaan olahraga membuat Anda bisa memperlambat proses penuaan alami sekaligus menjadi lebih sehat di usia senja. Ilustrasi Lihat Foto Ilustrasi (SHUTTERSTOCK) Tidak hanya itu, olahraga pun bisa jadi kunci sukses menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal ini terjadi karena olahraga menjaga sirkulasi darah dan metabolisme tubuha agar tetap teratur sehingga jantung, otot, tulang, serta organ-organ tubuh lainnya tetap sehat. Olahraga juga terbukti mampu mengurangi risiko penyakit jantung, gangguan tidur, depresi, meningkatkan daya ingat dan kekuatan tulang yang lebih baik, sehingga mengurangi kemungkinan Anda untuk mati muda. Tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga. Lakukanlah olahraga yang Anda sukai. Jalan santai, bersepeda, aerobik, atau yoga merupakan beberapa pilihan olahraga yang bisa Anda lakukan. Baca: 7 Tanda Anda Tidak Bugar 2. Mengonsumsi makanan sehat Cara lain untuk menjaga tubuh dan penampilan tetap muda adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Anda tidak perlu menerapkan diet rumit atau yang semacamnya. Cukup dengan menambahkan jumlah buah dan sayuran ke dalam menu harian Anda. Kedua jenis makanan ini tidak mengandung kolesterol dan memiliki kalori yang rendah. Ilustrasi Makanan sehat Lihat Foto Ilustrasi Makanan sehat(GeorgeRudy) Selain memiliki banyak kandungan serat dan vitamin, buah-buahan dan sayur-sayuran juga mengandung banyak mineral, misalnya kalsium dan zat besi yang pastinya baik untuk tubuh. Perhatikan juga cara memasak makanan Anda. Hindari apa pun yang dimasak dengan cara digoreng. Baca: Makanan Sehat yang Tidak Sehat 3. Istirahat yang cukup Mencukupi kebutuhan tidur setiap hari juga merupakan kunci agar bisa awet muda. Pasalnya tidur memberikan banyak pengaruh yang signifikan pada tubuh Anda, baik itu dari fisik maupun mental Anda. Tidur 7-8 jam tiap hari dibutuhkan kulit agar tetap sehat dan tidak lekas keriput. Ilustrasi tidur nyenyak Lihat Foto Ilustrasi tidur nyenyak(AntonioGuillem) Meski demikian, terlalu banyak tidur justru juga tidak baik dan malah bisa mempercepat proses rusaknya sel kulit. Baca: Agar Tidur Berkualitas, Ciptakan Alasan Untuk Bangun Pagi 4. Melakukan perawatan kulit Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kulit. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari penuaan dini adalah dengan menggunakan pelembab kulit secara teratur. Cara ini akan menutrisi kulit kering, penyebab sel kulit menjadi lekas menua dan keriput. Pria juga memerlukan perawatan wajah Lihat Foto Pria juga memerlukan perawatan wajah(AndreyPopov) Umumnya kulit kering disebabkan karena terlalu sering terpapar sinar matahari. Itu sebabnya, jangan lupa untuk menggunakan pelembab yang mengandung SPF agar kulit Anda terhindar dari terpaan sinar matahari. Selain bermanfaat untuk melembapkan kulit, tabir surya juga bermanfaat melindungi kulit dari kanker akibat paparan sinar matahari berlebihan. 5. Berpikir positif dan membangun hubungan baik dengan orang sekitar Pasti ada saat-saat di mana Anda rasanya ingin menghindari banyak orang. Namun, jangan biarkan hal tersebut berlarut-larut. Bangunlah hubungan baik dengan orang-orang di sekitar Anda dan berbuatlah kebaikan sebanyak mungkin. Semakin banyak Anda terhubung dengan orang-orang yang penuh kehangatan, maka akan memberikan dampak yang positif pada pikiran dan diri Anda sendiri. Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi. Lihat Foto Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi.(Shutterstock) Ini bisa menjadi salah satu cara awet muda yang dapat membantu Anda mencegah stres dan merasa lebih bahagia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Sederhana Agar Selalu Sehat dan Awet Muda", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/30/054000020/cara-sederhana-agar-selalu-sehat-dan-awet-muda?page=all.
Penulis : Wisnubrata
Menjadi tua adalah proses alami yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. Namun bagaimana Anda menua bergantung pada banyak hal, mulai dari riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda. Jika Anda merawat tubuh Anda dengan baik dan belajar mengelola stres, Anda bisa saja memperlambat proses penuaan fisik, bahkan mencegah berbagai masalah yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, seperti apa cara awet muda yang sederhana tapi bermanfaat bagi kesehatan? Saat ini memang sudah banyak beragam perawatan kecantikan yang menawarkan cara instan untuk menghambat proses penuaan. Namun ingat, cara ini bisa biasanya tidak bertahan lama. Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam jangka panjang, cara yang paling aman dan tepat adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Sebenarnya tidak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mengubah kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang baik. Tidak masalah kapan Anda memulainya, gaya hidup sehat pasti akan memberikan perubahan atas apa yang Anda rasakan. Baca: Mulai Ciptakan Masa Tua Berkualitas Sekarang Juga Berikut ini beberapa kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan agar hidup lebih sehat dan awet muda. 1. Aktif bergerak Salah satu cara terpenting sebagai kunci sukses awet muda adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Bergerak secara aktif melalui kebiasaan olahraga membuat Anda bisa memperlambat proses penuaan alami sekaligus menjadi lebih sehat di usia senja. Ilustrasi Lihat Foto Ilustrasi (SHUTTERSTOCK) Tidak hanya itu, olahraga pun bisa jadi kunci sukses menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal ini terjadi karena olahraga menjaga sirkulasi darah dan metabolisme tubuha agar tetap teratur sehingga jantung, otot, tulang, serta organ-organ tubuh lainnya tetap sehat. Olahraga juga terbukti mampu mengurangi risiko penyakit jantung, gangguan tidur, depresi, meningkatkan daya ingat dan kekuatan tulang yang lebih baik, sehingga mengurangi kemungkinan Anda untuk mati muda. Tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga. Lakukanlah olahraga yang Anda sukai. Jalan santai, bersepeda, aerobik, atau yoga merupakan beberapa pilihan olahraga yang bisa Anda lakukan. Baca: 7 Tanda Anda Tidak Bugar 2. Mengonsumsi makanan sehat Cara lain untuk menjaga tubuh dan penampilan tetap muda adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Anda tidak perlu menerapkan diet rumit atau yang semacamnya. Cukup dengan menambahkan jumlah buah dan sayuran ke dalam menu harian Anda. Kedua jenis makanan ini tidak mengandung kolesterol dan memiliki kalori yang rendah. Ilustrasi Makanan sehat Lihat Foto Ilustrasi Makanan sehat(GeorgeRudy) Selain memiliki banyak kandungan serat dan vitamin, buah-buahan dan sayur-sayuran juga mengandung banyak mineral, misalnya kalsium dan zat besi yang pastinya baik untuk tubuh. Perhatikan juga cara memasak makanan Anda. Hindari apa pun yang dimasak dengan cara digoreng. Baca: Makanan Sehat yang Tidak Sehat 3. Istirahat yang cukup Mencukupi kebutuhan tidur setiap hari juga merupakan kunci agar bisa awet muda. Pasalnya tidur memberikan banyak pengaruh yang signifikan pada tubuh Anda, baik itu dari fisik maupun mental Anda. Tidur 7-8 jam tiap hari dibutuhkan kulit agar tetap sehat dan tidak lekas keriput. Ilustrasi tidur nyenyak Lihat Foto Ilustrasi tidur nyenyak(AntonioGuillem) Meski demikian, terlalu banyak tidur justru juga tidak baik dan malah bisa mempercepat proses rusaknya sel kulit. Baca: Agar Tidur Berkualitas, Ciptakan Alasan Untuk Bangun Pagi 4. Melakukan perawatan kulit Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kulit. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari penuaan dini adalah dengan menggunakan pelembab kulit secara teratur. Cara ini akan menutrisi kulit kering, penyebab sel kulit menjadi lekas menua dan keriput. Pria juga memerlukan perawatan wajah Lihat Foto Pria juga memerlukan perawatan wajah(AndreyPopov) Umumnya kulit kering disebabkan karena terlalu sering terpapar sinar matahari. Itu sebabnya, jangan lupa untuk menggunakan pelembab yang mengandung SPF agar kulit Anda terhindar dari terpaan sinar matahari. Selain bermanfaat untuk melembapkan kulit, tabir surya juga bermanfaat melindungi kulit dari kanker akibat paparan sinar matahari berlebihan. 5. Berpikir positif dan membangun hubungan baik dengan orang sekitar Pasti ada saat-saat di mana Anda rasanya ingin menghindari banyak orang. Namun, jangan biarkan hal tersebut berlarut-larut. Bangunlah hubungan baik dengan orang-orang di sekitar Anda dan berbuatlah kebaikan sebanyak mungkin. Semakin banyak Anda terhubung dengan orang-orang yang penuh kehangatan, maka akan memberikan dampak yang positif pada pikiran dan diri Anda sendiri. Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi. Lihat Foto Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi.(Shutterstock) Ini bisa menjadi salah satu cara awet muda yang dapat membantu Anda mencegah stres dan merasa lebih bahagia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Sederhana Agar Selalu Sehat dan Awet Muda", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/30/054000020/cara-sederhana-agar-selalu-sehat-dan-awet-muda?page=all.
Penulis : Wisnubrata
Menjadi tua adalah proses alami yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. Namun bagaimana Anda menua bergantung pada banyak hal, mulai dari riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda. Jika Anda merawat tubuh Anda dengan baik dan belajar mengelola stres, Anda bisa saja memperlambat proses penuaan fisik, bahkan mencegah berbagai masalah yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, seperti apa cara awet muda yang sederhana tapi bermanfaat bagi kesehatan? Saat ini memang sudah banyak beragam perawatan kecantikan yang menawarkan cara instan untuk menghambat proses penuaan. Namun ingat, cara ini bisa biasanya tidak bertahan lama. Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dalam jangka panjang, cara yang paling aman dan tepat adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Sebenarnya tidak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mengubah kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang baik. Tidak masalah kapan Anda memulainya, gaya hidup sehat pasti akan memberikan perubahan atas apa yang Anda rasakan. Baca: Mulai Ciptakan Masa Tua Berkualitas Sekarang Juga Berikut ini beberapa kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan agar hidup lebih sehat dan awet muda. 1. Aktif bergerak Salah satu cara terpenting sebagai kunci sukses awet muda adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Bergerak secara aktif melalui kebiasaan olahraga membuat Anda bisa memperlambat proses penuaan alami sekaligus menjadi lebih sehat di usia senja. Ilustrasi Lihat Foto Ilustrasi (SHUTTERSTOCK) Tidak hanya itu, olahraga pun bisa jadi kunci sukses menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal ini terjadi karena olahraga menjaga sirkulasi darah dan metabolisme tubuha agar tetap teratur sehingga jantung, otot, tulang, serta organ-organ tubuh lainnya tetap sehat. Olahraga juga terbukti mampu mengurangi risiko penyakit jantung, gangguan tidur, depresi, meningkatkan daya ingat dan kekuatan tulang yang lebih baik, sehingga mengurangi kemungkinan Anda untuk mati muda. Tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga. Lakukanlah olahraga yang Anda sukai. Jalan santai, bersepeda, aerobik, atau yoga merupakan beberapa pilihan olahraga yang bisa Anda lakukan. Baca: 7 Tanda Anda Tidak Bugar 2. Mengonsumsi makanan sehat Cara lain untuk menjaga tubuh dan penampilan tetap muda adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Anda tidak perlu menerapkan diet rumit atau yang semacamnya. Cukup dengan menambahkan jumlah buah dan sayuran ke dalam menu harian Anda. Kedua jenis makanan ini tidak mengandung kolesterol dan memiliki kalori yang rendah. Ilustrasi Makanan sehat Lihat Foto Ilustrasi Makanan sehat(GeorgeRudy) Selain memiliki banyak kandungan serat dan vitamin, buah-buahan dan sayur-sayuran juga mengandung banyak mineral, misalnya kalsium dan zat besi yang pastinya baik untuk tubuh. Perhatikan juga cara memasak makanan Anda. Hindari apa pun yang dimasak dengan cara digoreng. Baca: Makanan Sehat yang Tidak Sehat 3. Istirahat yang cukup Mencukupi kebutuhan tidur setiap hari juga merupakan kunci agar bisa awet muda. Pasalnya tidur memberikan banyak pengaruh yang signifikan pada tubuh Anda, baik itu dari fisik maupun mental Anda. Tidur 7-8 jam tiap hari dibutuhkan kulit agar tetap sehat dan tidak lekas keriput. Ilustrasi tidur nyenyak Lihat Foto Ilustrasi tidur nyenyak(AntonioGuillem) Meski demikian, terlalu banyak tidur justru juga tidak baik dan malah bisa mempercepat proses rusaknya sel kulit. Baca: Agar Tidur Berkualitas, Ciptakan Alasan Untuk Bangun Pagi 4. Melakukan perawatan kulit Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kulit. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari penuaan dini adalah dengan menggunakan pelembab kulit secara teratur. Cara ini akan menutrisi kulit kering, penyebab sel kulit menjadi lekas menua dan keriput. Pria juga memerlukan perawatan wajah Lihat Foto Pria juga memerlukan perawatan wajah(AndreyPopov) Umumnya kulit kering disebabkan karena terlalu sering terpapar sinar matahari. Itu sebabnya, jangan lupa untuk menggunakan pelembab yang mengandung SPF agar kulit Anda terhindar dari terpaan sinar matahari. Selain bermanfaat untuk melembapkan kulit, tabir surya juga bermanfaat melindungi kulit dari kanker akibat paparan sinar matahari berlebihan. 5. Berpikir positif dan membangun hubungan baik dengan orang sekitar Pasti ada saat-saat di mana Anda rasanya ingin menghindari banyak orang. Namun, jangan biarkan hal tersebut berlarut-larut. Bangunlah hubungan baik dengan orang-orang di sekitar Anda dan berbuatlah kebaikan sebanyak mungkin. Semakin banyak Anda terhubung dengan orang-orang yang penuh kehangatan, maka akan memberikan dampak yang positif pada pikiran dan diri Anda sendiri. Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi. Lihat Foto Orang penyayang mudah bergaul, punya banyak teman, penuh perhatian, dan senang berbagi.(Shutterstock) Ini bisa menjadi salah satu cara awet muda yang dapat membantu Anda mencegah stres dan merasa lebih bahagia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Sederhana Agar Selalu Sehat dan Awet Muda", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/30/054000020/cara-sederhana-agar-selalu-sehat-dan-awet-muda?page=all.
Penulis : Wisnubrata

Selasa, 23 Juni 2020

Remaja Muslim Masa Kini

Masa remaja merupakan masa dimana seseorang mengalami transisi dari masa kanak-kanak yang penuh ketergantungan menuju masa pembentukan tanggung jawab. Masa remaja ditandai dengan pengalaman-pengalaman baru baik di bidang fisik-biologis maupun psikis atau kejiwaan. Bagi wanita, masa remaja diawali dengan hadirnya menstruasi pertama. Sedangkan bagi laki-laki ditandai dengan keluarnya sperma dalam mimpi basah pertama.
Remaja di mata Islam merupakan tonggak kesuksesan. Hal ini dikarenakan remaja adalah generasi penerus Islam. Jika generasi remajanya bagus dan bisa mengamalkan Islam dengan baik, maka Islam juga akan semakin tangguh. Tetapi bila remajanya tidak mampu menjalankan apa-apa yang disyari’atkan oleh Islam, sehingga akhlaqnya rusak, maka Islam akan mudah sekali runtuh dan tidak memiliki kekuatan.
Dizaman millenial ini sisi pergaulan harus menjadi perhatian kita bersama. Maraknya pergaulan bebas, obat-obatan terlarang, dan lain sebagainya, yang muncul di media sosial. Serta banyaknya penyalahgunaan perkembangan teknologi , sudah seharusnya menjadi salah satu fokus perhatian kita. Ini semua adalah akibat dari salah pergaulan. Salah pergaulan disebabkan karena berbagai faktor, mulai dari factor keluarga yang kurang harmonis yang menyebabkan remaja frustasi sehingga mencari jalan yang salah. Faktor salah pilih teman yang sering mengajak kearah negatif. Juga faktor lingkungan yang mendukung untuk melakukan hal negatif, serta longgarnya batasan batasan pergaulan.

Minggu, 21 Juni 2020

Your Dream Your Passion

Selalu Ikuti Impian Kita, Jangan Sampai Hidup Dalam Penyesalan ...

Banyak dari kita hidup di bawah harapan orangtua, guru, dan teman-teman kita. Kita jarang bisa melakukan hal-hal yang benar-benar kita sukai dan cintai. Berada di bawah begitu banyak tekanan hingga pada usia 20 tahun, membuat kita merasa lelah dan memutuskan untuk membuang beban itu.

Terbebas dari stres dan tekanan, kita bekerja dengan antusias dan memimpikan keinginan dengan ambisius. Kita bagaikan kuda terlepas dari kandangnya. Kita bekerja sesuai dengan apa yang kita mau. Mengejar karir setinggi-tingginya demi merasakan apa yang selama ini hanya menjadi impian.

Tetapi saat kita mencapai usia 40 tahun, kita mulai kehilangan visi dan impian kita. Kita mulai merasa tidak puas. Mulai mengeluh serta mengkritik. Kita menjalani hidup sebagai penderitaan karena kita tidak pernah puas. Mulai menjalani hidup bagai zombie. Kondisi yang lebih parah dibandingkan dengan saat kita masih dibawah tekanan orang tua. Karena saat itu kita masih punya tujuan walaupun itu ditentukan oleh orang tua.

Namun saat kita hidup sebagai zombie, kita benar-benar sudah kehilangan arah dan tujuan. Hanya sekedar menjalani hidup apa adanya, mengalir begitu saja. Apabila seseorang sudah pada tahap kondisi seperti ini, maka sudah "red alert". Harus segera diperbaiki arah dan tujuan hidupnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi pada anak-anak kita, maka seyogyanya orang tua harus sudah bisa menggali apa yang menjadi impian anak-anaknya. Dimulai dari menggali bakat yang dimiliki sang anak. Selaraskan bakat yang ada dengan passion si anak.  Kemudian tentukan impian besarnya.
Mimpi yang selaras dengan passion akan menjadi sebuah kekuatan untuk menjalani hidup dengan penuh semangat dan antusias. Apalagi kalau disertai dengan bakat yang dimiliki. Maka pastikan impian anak-anak kita selaras dengan passion mereka. Bimbing mereka untuk tetap menggigit kuat-kuat impiannya, agar apapun yang terjadi, mereka tetap semangat menggapai impiannya.

Senin, 15 Juni 2020

Dinamika Belajar di Rumah : Happy Learning


            Tahun 2020 merupakan tahun yang tak akan terlupakan sepanjang masa oleh seluruh manusia di bumi ini. Betapa tidak, awal tahun ini diwarnai oleh pandemi yang bernama Covid-19. Berbagai negara di penjuru dunia menerapkan lockdown atau isolasi. Baik itu di level negara, kota, maupun perumahan. Semua dilakukan untuk mencegah penyebaran virus yang menjadi penyebab utamanya Covid-19, yaitu virus corona.

            Penerapan lockdown menyebabkan berhentinya berbagai aktivitas manusia, salah satunya adalah kegiatan belajar mengajar (KBM). Seluruh negara sepakat bahwa KBM di sekolah menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam penyebaran virus Covid-19. Apalagi di jenjang TK dan SD, dimana anak-anak masih belum memahami sepenuhnya bagaimana melakukan pembatasan sosial. Yang akhirnya dibuatlah keputusan penyelenggaraan KBM secara daring atau belajar di rumah.

            Pelaksanaan KBM secara daring ternyata menimbulkan banyak keluhan dari berbagai pihak, terutama orang tua siswa. Mereka yang terbiasa hanya mendampingi anak-anaknya mengerjakan tugas sekolah, kini dengan belajar di rumah ini harus mampu mengajarkan berbagai materi pelajaran dan tugas  yang diberikan kepada anak, yang sebelumnya tidak sempat dijelaskan gurunya di sekolah. Waktu mereka yang biasanya dihabiskan untuk mengurus segala pernak pernik urusan rumah tangga, kini tersita hanya untuk menemani dan membimbing anak-anaknya belajar di rumah.

            Alhamdulillah  selama masa belajar di rumah ini, saya dan anak-anak hampir tidak merasakan hal tersebut diatas. Hal ini dikarenakan saya menerapkan cara belajar sesuai dengan genetik mereka masing-masing, sehingga mereka bisa belajar di rumah secara nyaman dan santai walaupun menghadapi materi pelajaran yang belum diajarkan oleh gurunya.

            Penting bagi kita sebagai orang tua untuk memahami cara belajar anak. Tidak setiap anak mampu memahami pelajaran yang diberikan secara daring. Oleh karenanya kita sebagai orang tua harus mampu mengatur strategi agar anak kita dapat melewati masa belajar di rumah ini dengan nyaman, kadar stress dan tingkat kebosanan yang minimal.

            Hal tersebut membutuhkan usaha baik dari orang tua maupun anak. Orang tua harus mengingat-ingat kembali pelajaran jaman sekolah dulu yang nota bene sudah menguap entah kemana. Tanpa strategi yang baik, orang tua dalam hal ini ibu akan kerepotan dalam membuat manajemen waktu antara mengurus rumah dan mendampingi anak belajar daring.

Anak juga harus berjuang memahami materi pelajaran yang baru baginya, yang gurunya tidak sempat jelaskan di sekolah. Memahami pelajaran baru bisa menimbulkan tekanan tersendiri kepada anak, apalagi tambahan tugas-tugas yang materinya belum mereka kuasai. Kondisi ini akan membuat anak menjadi semakin tertekan.

            Dalam laman merdeka.com tanggal 25 April 2020, Kak Seto selaku Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia mengakui banyak anak-anak yang mengalami stress setelah menjalani pembelajaran di rumah. Hal ini dikarenakan si anak harus belajar bersama orang tuanya. Salah satu penyebabnya adalah cara orang tua dalam menghadapi anak-anaknya dikala tiba-tiba harus menjadi guru di rumah.

            Menurut Kak Seto, anak-anak merasa tertekan karena orang tua cenderung  melakukan pemaksaan dalam memberikan penjelasan materi pelajaran. Walaupun sebenarnya pemaksaan ini bertujuan agar anak-anak memahami materi yang diberikan. Cara yang berbeda yang mereka terima di sekolah saat diajari oleh para gurunya.

                Kondisi-kondisi diatas tidak akan terjadi apabila orang tua memahami gaya belajar anak-anaknya secara genetik. Terkadang ada orang tua yang merasa bahwa gaya belajar anaknya adalah audio karena lebih suka mendengarkan. Namun belum tentu seperti itu karena lingkungan tempat si anak tinggal juga berpengaruh terhadap gaya belajarnya. Namun gaya belajar yang dipengaruhi lingkungan ini tidak akan memberikan hasil yang optimal, karena bukan genetik mereka.

            Gaya belajar yang sesuai dengan genetik si anak akan memberikan hasil yang lebih maksimal. Anak akan merasa nyaman karena belajar dengan gayanya sendiri, orang tua pun tidak stress karena bingung bagaimana menyuruh anak untuk belajar. Gaya belajar sesuai genetik ini sangat membantu orang tua di masa belajar di rumah ini.

            Bagaimana caranya agar orang tua mengetahui gaya belajar anak yang sesuai dengan genetiknya? Tentu saja tidak dengan serta merta orang tua memahaminya, harus dilakukan sebuah tes. Ada berbagai macam test untuk mengetahui karakter anak, namun hanya satu yang hasilnya adalah karakter genetik anak, yaitu STIFIn. Genetik disini bukan berarti turunan dari orang tuanya, tapi lebih kepada bawaan lahir. Karena karakter genetik ini tidak diturunkan oleh orang tuanya, bahkan anak kembar pun bisa memiliki karakter genetik yang berbeda. 

            Tahun 2009, anak pertama dan kedua saya melakukan tes STIFIn di sekolah TK nya. Saat itu menjelang kenaikan kelas. Anak pertama akan masuk SD, anak kedua akan naik ke TK B. Dari hasil tes tersebut, saya jadi mengetahui karakter genetik mereka. Dan menjadi panduan saya dalam mendidik mereka. Kepada setiap walikelasnya pun, saya selalu menjelaskan gaya belajar mereka. Sehingga para guru memahami bagaimana memotivasi mereka untuk belajar. Hasilnya anak-anak selalu berada didalam 5 besar terbaik di kelasnya.

            Anak ketiga saya dites STIFIn pada tahun 2013, di awal kelas 1 SD. Setiap kenaikan kelas, saya jelaskan bagaimana gaya belajarnya kepada walikelas. Walaupun minat bakatnya bukan di akademik, namun anak saya tersebut bisa memperoleh nilai akademis melampaui KKM yang ditetapkan.

            Anak keempat saya dites STIFIn pada tahun 2018, menjelang masuk SD. Sampai saat ini guru-guru yang mengajarnya mengatakan bahwa mengajar anak saya tersebut tidak membuat pusing kepala karena sudah tau celahnya. Seperti halnya dengan kakak-kakaknya, hasil tes STIFIn anak saya ini juga dijelaskan kepada walikelasnya agar mereka memahami gaya belajar anak saya tersebut. Walaupun tampak seperti tidak mengikuti pelajaran, namun nilai-nilai yang dicapainya mengesankan. Bahkan di sempat meraih nilai terbaik di kelasnya.

            Dan dimasa pandemi ini, saya benar-benar merasakan manfaatnya. Dengan berbagai tugas, ujian dan materi-materi pelajaran yang belum sempat dijelaskan di kelas, saya terapkan gaya belajar menurut genetik ini kepada anak-anak saya. Sehingga saya masih tetap  bisa mengurus rumah seperti saat mereka di sekolah, memasak sesuai waktunya seperti sebelum ada pandemi.

            Keempat anak saya bisa saling berkolaborasi dalam melakukan pembelajaran di rumah ini. Sejak mengetahui karakter genetik masing-masing anak, saya memang sudah menjelaskan kepada mereka bagaimana karakter dia dan saudara-saudaranya. Bagaimana cara belajar masing-masing, sehingga saat pembelajaran di rumah mereka bisa kompak melakukannya dengan nyaman dan santai.

            Anak-anak bisa melakukan “happy learning” dalam kebersamaan yang selama ini jarang dirasakan akibat dari kesibukan di sekolah masing-masing. Si kakak bisa membantu menjelaskan materi pelajaran kepada si adik. Sebaliknya, si adik bisa membantu si kakak untuk tugas-tugas terkait prakarya. Sungguh suasana yang menyenangkan untuk kita sebagai orang tua, bukan?

            Oleh karena itu, saya menyarankan agar para orang tua mengetahui karakter genetik anaknya. Karena bukan hanya bermanfaat untuk selama masa pendemi saja, namun  juga untuk sepanjang kehidupan mereka. Saya sudah merasakan manfaat tes pengenalan karakter yang sudah dilakukan kepada anak-anak. Harapan saya, para orang tua yang lain pun bisa merasakan hal yang sama.

            Kesuksesan seorang anak adalah hasil dari pemahaman orang tua terhadap karakter si anak. Sehingga si anak akan dididik dan dibimbing sesuai dengan karakternya. Anak dan orang tua akan merasakan kenyamanan dan kelekatan, sehingga terciptalah yang namanya “Happy Learning dalam Kebersamaan”.